Kok Bisa Harga Durian J-Queen Bisa Mencapai Rp 14 Juta?



2019-01-29 02:38:53 , Admin Distan

RIBUN-TIMUR.COM-Durian seharga Rp 14 juta tengah viral di media sosial. Meski harganya selangit, Durian tersebut juga laris terjual.

Durian yang dinamai J-Queen ini dijual di pusat Perbelanjaan Plaza Asia, Tasikmalaya.

Ternyata Durian 'mahal' tersebut ditemukan lulusan Universitas Islam Indonesia Yogyakarta, Aka (32 tahun).

Bukan merupakan alumnus dari jurusan Pertanian, ternyata Aka adalah lulusan jurusan Psikologi.

Meski mengambil jurusan tersebut, Aka sudah menekuni dunia pertanian durian sejak lama. Berkat ketekunannya tersebut Aka berhasil menemukan durian jenis J-Queen ini.

Ia pun mengungkapkan, mengapa harga Durian temuannya tersebut bisa mencapai harga Rp 14 Juta di Tasikmalaya.

Dirinya menjelaskan salah satu alasan durian J-Queen dihargai Rp 14 juta adalah karena rasanya yang unik.

Dikutip dari Kompas.com dan Tribun News pada Sabtu (26/1/2019), Aka menjelaskan kenapa durian jenisnya bisa menjadi unggulan.

Aka menyebutkan kenggulan durian yang dijual seharga Rp 14 juta per buah ini.

Dirinya menjelaskan kalau jenis ini merupakan hasil dari perkawinan berbagai jenis durian unggulan di Indonesia.

Bila dilihat bentuk luarnya, kita akan menemukan kalau durian ini memiliki bentuk bulatan yang sempurna. Dari luar juga terlihat kalau durian ini memiliki enam gari jalur di buahnya.

Setiap buah didalamnya tidak ada yang lonjong dan hanya berbentuk bulat dengan warna kuning emas. Aka menyebutkan kalau rasa menjadi nilau utama dalam durian jenis ini.

Durian J-Queen memiliki rasa yang cukup unik dibanding durian lainnya. Durian ini mempunyai rasa seperti kacang dan mentega.

Ada juga rasa pahit dan manis khas Durian yang seimbang. Rasa ini menjadi ciri khas sempurna dari durian J-queen.

Selain itu, durian jenis ini ternyata berbuah hanya tiga tahun sekali. Setiap pohon yang berbuah pun hanya mampu menghasilkan paling banyak 20 butir.

Dirinya menyebutkan buah ini hanya dimiliki oleh dirinya sendiri dan tidak diperjualbelikan.

"Pohon durian ini hanya saya yang punya dan tak diperjualbelikan bibitnya selama ini," kata Aka.

Selama ini, lanjut Aka, dirinya memiliki kebun durian di berbagai daerah di Jawa Barat dan Jawa Tengah. Dirinya mengaku, menekuni pertanian durian karena merupakan buah unggulan ciri khas Indonesia.

Aka selama ini berupaya meningkatkan kesejahteraan para petani durian dengan menghasilkan durian berkualitas dan bermutu tinggi.

"Niat saya ingin meningkatkan kesejahteraan para petani dengan menciptakan durian unggulan," jelas Aka.

Saya selama ini memiliki kebun durian di Kendal, Pekalongan, Banyumas, Pangandaran, dan Gunung Tanjung, Manonjaya, Tasikmalaya," pungkasnya. 

Sumber : http://makassar.tribunnews.com

 



 



 


 

 


 

 

Hak Cipta © 2018, DINAS TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA PROVINSI JAWA BARAT, All Rights Reserved